PROSA: MATAHARIKU
Matahariku
Pagi ini kutemui matahari tak seperti biasa. Cahayanya redup tertutup gumpalan hitam yang menggelantung. Hati ini pun penuh tanya karenanya.
"Apa yang telah menimpamu, wahai matahari. Kenapa tak kutemui hangat cahaya bingkai wajahmu, yang mampu menyulam senyum, seperti hari lalu?"
Namun, sunyi senyap tak ada jawab darimu. Hanya saja, kutemukan embun yang siap menjelma hujan di bumi asamu. Terlukis gurat kecewa di mata sendumu.
Kudekati dia, perlahan. Dengan embusan kasih kutepikan gumpalan hitam itu. Kurentangkan tangan, lalu kutenggelamkan dalam dekapan. Harap pelangi kan timbul di antara gerimis yang perlahan hilang, lalu senyum tercipta tak lagi bayang.
#Lin
HK, 290616
HK, 290616

Komentar
Posting Komentar